Tips Memilih Printer 3D untuk Pemula

Wednesday, 07-10-2020 04:41:36

Memilih mesin printer 3D menjadi persoalan yang cukup besar bagi seorang pemula. Tentu banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli sebuah mesin printer 3D. Untuk pertama kali kalian perlu mengetahui beberapa jenis printer 3D terlebih dahulu. Yuk, simak penjelasan dari Gunatek berikut ini.

 

Hal pertama kali yang kamu harus ketahui adalah jenis mesin printer 3D yang akan kamu beli. Apakah menggunakan teknologi Fused Deposition Modeling (FDM) atau Stereolithography (SLA)?

 

Fused Deposition Modeling (FDM)

 

FDM adalah proses aditif, dimana hasil printer dibuat dengan memanaskan dan mengekstrusi filament lalu menyatukan lapis demi lapis. Printer jenis ini banyak digunakan dalam bidang industri. Printer 3D jenis FDM memiliki area print yang lebih besar daripada printer SLA, sehingga FDM sering digunakan untuk tugas manufaktur jangka pendek seperti membuat prototipe suku cadang.

 

Proses kerja printer 3D FDM yang berbasis layer demi layer terkadang menciptakan garis lapisan sehingga dibutuhkan proses ribbing. Proses ribbing sendiri merupakan proses tambahan dimana hasil cetak dipoles dan diamplas untuk mendapatkan hasil dengan tingkat kehalusan yang diinginkan. Jika kamu ingin membuat hasil yang lebih halus dan detail, Gunatek sarankan untuk membeli jeni printer 3D SLA.

 


Hasil Cetak Printer 3D FDM

 

Stereolithography (SLA)

 

Sama sepertini FDM, SLA juga menggunakan proses aditif akan tetapi SLA tidak mengekstrusi plastik, jenis printer ini menggunakan sinar sinar ultraviolet untuk mengeraskan model dari kolam cairan fotosensitif. Proses ini akan memungkinkan kualitas hasil cetak yang lebih detail berkat hasil curing laser sinar ultraviolet pada prosesnya. Resolusi pencetakan melalui jenis printer 3D ini dapat mencapai skala 25 mikrons. Membuat printer 3D SLA sangat ideal untuk sehingga ideal untuk prototipe yang sangat akurat seperti perhiasan, implan medis, komponen arsitektur yang rumit, patung, dan struktur organic lainnya.

 

 


Hasil Cetak Printer SLA

 

Antara FDM dan SLA, Pilih Yang Mana?

 

Ketahui dulu tujuanmu dalam membeli mesin printer 3D. FDM dan SLA keduanya memiliki manfaat dan dapat digunakan untuk melayani tugas yang benar-benar berbeda atau dalam hubungannya dengan rakitan multi-bagian. Jika Anda ingin membuat prototipe desain fitur yang bagus, SLA adalah opsi yang lebih baik. Jika tidak, FDM akan lebih serbaguna untuk suku cadang di seluruh proses produksi, mulai dari perancangan, manufaktur, hingga pemeliharaan.